Wednesday , 22 May 2019
Home » Analisa Emas » Pelemahan Dollar AS, Menguatkan Emas Kembali

Pelemahan Dollar AS, Menguatkan Emas Kembali

Pergerakan dari harga emas di hari Selasa telah naik. Naik ini seiring terjadinya koreksi berada di mata uang AS, Dollar AS. Akan tetapi dari penguatan bursa saham memberikan batasan pada kenaikan harga emas berada di tengah-tengah spekulasi kenaikan suku bunga AS.

Stanley Fischer, yang menjadi wakil gubernur bank sentral AS  (The Fed) yang di hari Senin kemarin telah menyebutkan kalau perekonomian dapat bisa terancam karena keadaan suku bunga rendh, akan tetapi kenaikan suku bunga dari bank sentral tidaklah semudah yang di kirakan.

Dari beberapa analis sudah menyebutkan bahwa emas mendapatkan dukungan karena  naik di lemahnya dollar AS, sedangkan dari AS yang akan menaikkan suku bunga saat ini para investor masih menilai bank sentral yang lain akan terus mengambil kebijakan yang akomodatif.

Wang Tao, analis dari Reuters menyebutkan bahwa emas spot yang kemungkinan bisa naik menguji resisten berada diksiaran $1,266 per troy ons, seperti yang sudah di berikan sinyal dari proyeksi Fibonacci.

Dari Reuters yang menghasilkan dengan nilai haga emas kemungkinan bisa pulih dari tingkat $1,300 per troy ons untuk tahun depan, disebabkan adanya kenaikan permintaan fisik telah menutupi potensi kenaikan suku bunga AS.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor informasiemas.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Perkembangan Harga Emas 28 April

Harga emas saat ini masih dalam masa tekanan keras usai beralihnya pandangan pasar ke aset-aset ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.