Thursday , 18 July 2019
Home » Analisa Emas » Meski Pekan Kemarin Mentereng, Emas Kembali Tertekan Saat Ini

Meski Pekan Kemarin Mentereng, Emas Kembali Tertekan Saat Ini

Setelah dari logam mulia berhasil untuk membukukan penguatan mingguan yang pertama mereka setelah di dalam empat pekan terarkhir dalam penurunan mingguan, kini emas kembali mendapatkan pelemahan ada di awal perdagangan sesi Asia senin awal pekan ini (24/10/16). Keadaan pada dollar AS yang masih menguat kembali menekan kinerja dari emas hari ini.

Adapun indeks dollar melawan mata uang mayor terpantau menguat sampai dengan 0,10% dan berada di tingkat tertingginya dalam 8 bulan. Dollar yang berkinerja terbaik masih terjaga disebabkan karena ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral AS (federal reserve) untuk akhir tahun nanti. Berdasarkan pantauan berada di perangkat FedWatch milik dari CME Group, pasar mengerti adanya probabilitas kenaikan suku bunga ada di Desember tahun ini sebesar 64%.

Kini dari pasar yang bakal berfokus ada di pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal 3 yang akan di laporkan pekan ini. Ekonomi ada di negara AS di perkirakan akan tumbuh sebesar 2,5% dari kuartal kedua yang tumbuh 1,4%. Data tersebut pastinya menjadi sinyalir akan rencana kenaikan suku bunga ke depan, juga memberikan dampak kepada kilau emas.

Siang tadi, emas spot di pasar masih bergerak ada di kisaran 1263.18, berhasil jauhi tingkat tertinggi hariannya ada di 1266.92.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor informasiemas.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Perkembangan Harga Emas 28 April

Harga emas saat ini masih dalam masa tekanan keras usai beralihnya pandangan pasar ke aset-aset ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.