Wednesday , 22 May 2019
Home » Analisa Emas » Keadaan Ekonomi China Membuat Emas Tertekan

Keadaan Ekonomi China Membuat Emas Tertekan

Logam mulia yang masih bisa bertahan di dalam penguatan ada di sesi perdagangan hari Kamis ini (13/10/16), bursa AS yang telah merosot serta di ikuti juga dari bursa Eropa dan Asia menjaga kinerja emas. Terpantau di indeks Dow Jones bahkan sudah turun ke bawah tingkat 18.000 untuk pertama kalinya semenjak di bulan Juli lalu.

China yang sudah memberikan dampak negatif kepada emas setelah adanya laporan data perdagangan internasional yang tidak sama dengan harapan, membuat bursa global akhirnya tertekan. Ekspor China yang sudah mendenominasi dollar telah turun sampai dengan 10% untuk tahunan dan impor turun 1,9%. Adapun surplus neraca perdagangan yang besarnya sampai $41,99 milyar. Perkiraan dari para ekonom harapkan ekspor akan turun 3% dan impor naik 1% dan surplus sudah di prediksi sebesar $53 milyar.

Adapun data ekonomi China tersebut memberikan beban pada pergerakan dollar, Greenback yang melemah walaupun dari klaim tunjangan pengangguran di level terendah 43  tahun. Laporan tunjangan pengangguran dari departemen AS ini ada sebanyak 246 ribu pengklaim untuk pekan yang berakhir 8 Oktober, tidak ada perubahan dari tingkat sebelumnya.

Emas yang bergerak ada dikisaran 1257.43 berada di Kamis mala mini, setelah sebelumnya sentuh tingkat tertinggi 1262.28.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor informasiemas.com, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Check Also

Perkembangan Harga Emas 28 April

Harga emas saat ini masih dalam masa tekanan keras usai beralihnya pandangan pasar ke aset-aset ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.